Persepsi Masyarakat Desa Restu Rahayu Kecamatan Raman Utara Kabupaten Lampung Timur terhadap Ngaben Tanpa Petulangan

Authors

  • Niwayan Seruni

Keywords:

Tujuan penelitian ini adalah untuk menegetahui persepsi masyarakat mengenai Ngaben tanpa Petulangan yang dilaksanakan oleh masyarakat di Desa Restu Rahayu Kecamatan Raman Utara Kabupaten Lampung Timur. Penelitiana ini menggunakan pendekatan kualitatif. Populasi penelitian adalah seluruh penduduk yang beragama Hindu di Desa Restu Rahayu Kecamatan Raman Utara Kabupaten Lampung Timur yang berjumlah 1599 jiwa. Sampel penelitian adalah 30 kepala keluarga dan 7 orang narasumber untuk diwawancarai diambil menggunakan teknik proposive sampling. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah pedoman wawancara, kuisioner, dan dokumentasi. Berdasarkan analisis hasil wawancara dan kuisioner secara deskriftif diperoleh kesimpulan. Persepsi masyarakat mengenai Ngaben tanpa Petulangan, masyarakat menyatakan setuju dengan adanya pelaksanaan upacara Ngaben tanpa Petulangan. Terlihat dari hasil rata-rata presentase 55.83 % - 82.49 % masyarakat menyetujui dengan adanya pelaksanaan upacara Ngaben tanpa Petulangan untuk menghemat biaya dan waktu dijaman modern ini. Masyarakat juga menyetujui dengan adanya partisipasi dan aturan yang mengatur di dalam adat untuk meningkatkan rasa kegotong royongan dan disiplin diri bagi masyarakat.

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menegetahui persepsi masyarakat mengenai
Ngaben tanpa Petulangan yang dilaksanakan oleh masyarakat di Desa Restu Rahayu
Kecamatan Raman Utara Kabupaten Lampung Timur. Penelitiana ini menggunakan
pendekatan kualitatif. Populasi penelitian adalah seluruh penduduk yang beragama Hindu
di Desa Restu Rahayu Kecamatan Raman Utara Kabupaten Lampung Timur yang
berjumlah 1599 jiwa. Sampel penelitian adalah 30 kepala keluarga dan 7 orang
narasumber untuk diwawancarai diambil menggunakan teknik proposive sampling.
Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah pedoman wawancara,
kuisioner, dan dokumentasi.

Berdasarkan analisis hasil wawancara dan kuisioner secara deskriftif diperoleh
kesimpulan. Persepsi masyarakat mengenai Ngaben tanpa Petulangan, masyarakat
menyatakan setuju dengan adanya pelaksanaan upacara Ngaben tanpa Petulangan.
Terlihat dari hasil rata-rata presentase 55.83 % - 82.49 % masyarakat menyetujui dengan
adanya pelaksanaan upacara Ngaben tanpa Petulangan untuk menghemat biaya dan
waktu dijaman modern ini. Masyarakat juga menyetujui dengan adanya partisipasi dan
aturan yang mengatur di dalam adat untuk meningkatkan rasa kegotong royongan dan
disiplin diri bagi masyarakat.

Downloads

Published

2020-12-21